SPBU 64.791.15 Singkawang Diduga Layani Pengisian BBM Menggunakan Jerigen, Picu Sorotan Publik

KompasTV.id, Singkawang Tengah – Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan jerigen di SPBU 64.791.15 menjadi sorotan masyarakat. Peristiwa tersebut terpantau terjadi pada Rabu (8/4/2026) siang di wilayah Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat seorang petugas melakukan pengisian BBM ke dalam beberapa jerigen dalam jumlah cukup banyak. Aktivitas ini memunculkan pertanyaan publik, mengingat pengisian BBM menggunakan jerigen memiliki aturan dan batasan tertentu yang harus dipatuhi.

SPBU dengan kode 64.791.15 yang berada di kawasan Kota Singkawang tersebut diduga melayani pengisian BBM jenis tertentu menggunakan wadah tidak standar kendaraan. Hal ini dikhawatirkan berpotensi disalahgunakan, terutama untuk penyaluran ke aktivitas ilegal seperti penimbunan maupun distribusi ke sektor yang tidak sesuai peruntukan.

Mengacu pada aturan dari PT Pertamina (Persero), pengisian BBM menggunakan jerigen diperbolehkan dengan syarat tertentu, seperti adanya surat rekomendasi dari instansi terkait. Tanpa dokumen tersebut, pengisian BBM dalam jumlah besar menggunakan jerigen dinilai melanggar ketentuan yang berlaku.

Warga sekitar berharap adanya pengawasan ketat dari pihak berwenang agar aktivitas serupa tidak terus terjadi. Mereka juga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap SPBU tersebut.

“Kalau memang tidak sesuai aturan, harus ditindak tegas. Jangan sampai BBM subsidi atau lainnya disalahgunakan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU terkait aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyimpangan distribusi BBM di daerah, yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum guna memastikan distribusi energi tepat sasaran dan sesuai regulasi.

Redaksi